Tuesday, August 2, 2022

Email id: support@kenresearch.com, Contact Us : +91-9015378249

Home Health Care Prospek Pasar Ritel Farmasi Indonesia Sampai dengan 2025 Berdasarkan Pasar: Ken Research

Prospek Pasar Ritel Farmasi Indonesia Sampai dengan 2025 Berdasarkan Pasar: Ken Research

Meningkatnya Penetrasi Jangkauan Jaringan Layanan Kesehatan secara Nasional di Indonesia Akan turut Mendorong Peningkatan di Sektor Farmasi: Ken Research

Temuan Utama

  • Industri farmasi nasional diproyeksikan tumbuh tahun ini karena jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus bertambah. Per 31 Desember 2019, jumlah peserta BPJS Kesehatan adalah 224 juta orang dan telah melampaui 83% dari total penduduk Indonesia.
  • Obat generik banyak digunakan sebagai alternatif obat paten yang harganya mahal. Mahalnya harga obat ini akibat bahan baku obat yang diimpor. Melalui program JKN, pemerintah mengatur harga agar obat terjangkau oleh daya beli masyarakat.
  • Adopsi jalur online untuk pembelian obat-obatan perlahan meningkat seiring limpahan pandemi Covid-19. Pada tahun 2020, Universal Health Coverage meluncurkan aplikasi mereka, aplikasi Mobile JKN untuk konsultasi medis dengan dokter. Aplikasi ini juga memiliki fitur pengiriman obat-obatan melalui kurir dari apotek klinik utama.

Prevalensi Tinggi Penyakit Terkait Gaya Hidup: Pendapatan per kapita yang tinggi, gaya hidup sedentary dan kebiasaan makan yang tidak sehat telah mendorong gaya hidup tidak aktif di kalangan masyarakat Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Hal ini telah meningkatkan insiden berbagai masalah kesehatan terkait gaya hidup di antara penduduk negara yang telah menjadi kekuatan pendorong utama di balik pertumbuhan sektor ritel farmasi. Per Desember 2019, 13,5% orang dewasa berusia 18 tahun mengalami kelebihan berat badan dan 28,7% mengalami obesitas (BMI >25) di Indonesia.  

Pertumbuhan Ritel Online: Untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan, hampir semua rantai ritel farmasi besar telah mulai menawarkan produknya melalui portal online. Dengan pertumbuhan orang yang sadar kesehatan, permintaan akan produk nutrisi dan suplemen meningkat. Ini telah memfasilitasi penjualan produk tersebut melalui saluran online. Hal ini semakin didukung dengan tumbuhnya kesadaran medis dan peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia. Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat dari 89,3 juta pada tahun 2015 menjadi 175,4 juta pengguna pada tahun 2019.

Peningkatan Harapan Hidup dan Populasi Penuaan: Angka harapan hidup Indonesia pada tahun 2019 adalah 71,59 tahun, meningkat 0,25% dari tahun 2018. Selain itu, wanita memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi daripada pria. Diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 33,69 juta orang dengan usia >60 tahun. Statistik ini mencerminkan cara yang lebih baik untuk mengendalikan penyakit menular dan fasilitas medis yang lebih baik. Kedua faktor ini secara bertahap menyebabkan peningkatan usia rata-rata penduduk Indonesia. Biasanya, pengeluaran perawatan kesehatan individu tinggi selama tahap akhir kehidupan seseorang. Dengan meningkatnya populasi usia tua, penjualan obat-obatan di dalam negeri juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Permintaan Farmasi Anjlok karena Covid-19: Permintaan obat-obatan turun hingga 50% selama pandemi virus corona. Hal ini dikarenakan permintaan yang rendah, terutama dari rumah sakit yang sepi pengunjung akibat Covid-19. Ini semakin dipicu oleh orang-orang yang menahan diri untuk mengunjungi apotek di tengah ketakutan tertular virus. Norma jarak sosial dan penguncian yang diberlakukan berdampak buruk pada industri ritel farmasi di Indonesia. Selain masalah produksi dan utilitas, perusahaan farmasi mengalami kesulitan arus kas karena masih banyak rumah sakit yang menunggak pembayaran obat. Pada Juli 2020, total tagihan yang belum dibayar ke fasilitas kesehatan mencapai Rp3,0 triliun. Permintaan obat dalam negeri masih rendah di awal tahun 2020, namun ada peningkatan permintaan produk OTC di paruh kedua tahun ini. Pemulihan yang lambat diharapkan pada tahun 2021. Produsen diharapkan mengalihkan fokus ke obat generik seiring dengan peluncuran produk OTC baru karena meningkatnya tren pengobatan sendiri di negara ini.

Analis di Ken Research dalam publikasi terbaru mereka “Prospek Pasar Ritel Farmasi Indonesia hingga 2025 Berdasarkan Struktur Pasar (Terorganisir & Tidak Terorganisir); Berdasarkan Wilayah (Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Sumatera Utara & Lainnya); Berdasarkan Kategori Produk (Resep, OTC, Produk Non-Farmasi & Peralatan Medis); Berdasarkan Area Terapi; dan Berdasarkan Jenis Produk (Obat Paten & Generik)”  mengamati bahwa di Indonesia adalah salah satu pasar produk farmasi terbesar di Asia Tenggara dan perlahan pulih dari krisis ekonomi setelah pandemi. Meningkatnya penetrasi asuransi di dalam negeri seiring dengan meningkatnya permintaan produk OTC mendorong pertumbuhan industri. Peningkatan fokus pada kegiatan promosi dan pemasaran, peluncuran produk baru, kemitraan & kolaborasi diharapkan dapat mendorong industri di masa depan. Pasar Ritel Farmasi Indonesia diperkirakan akan tumbuh pada CAGR 1,5% berdasarkan pendapatan penjualan selama periode perkiraan 2019-2025.

Request for Sample Report @ https://www.kenresearch.com/sample-report.php?Frmdetails=Mzk0MTg1

Segment Utama Pembahasan

  • Berdasarkan Struktur Pasar (Terorganisir & Tidak Terorganisir),
  • Berdasarkan Jenis Produk (Obat Resep, Over-The-Counter, Produk Non Farmasi & Peralatan Medis)
  • Segmentasi Lebih Lanjut dari Jenis Produk berdasarkan Apotek Berbasis Rumah Sakit dan Jalan/Mall
  • Berdasarkan Wilayah (Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Sumatera Utara & Lainnya)
  • Berdasarkan Jenis Obat (Dipatenkan & Generik)
  • Berdasarkan Area Terapi (Anti Infeksi, Kardiovaskular, Nyeri/Analgesik , Vitamin/Mineral/Nutrisi, Antibiotik, Pernapasan, Gastro Usus, Ginekologi, Neuro & Lainnya)

Daftar Perusahan yang Tercakup pada Laporan

  • Kimia Farma Apotek
  •  Apotek K-24
  • Guardian
  • Watsons
  • Century
  • Viva Apotek
  • Griya Farma

Narasumber Utama

  • Produsen Farmasi/Obat
  • Distributor/Grosir Obat
  • Suplemen Kesehatan dan Produsen Produk OTC
  • Pemain Logistik 3PL
  • Organisasi Pemerintah yang melayani Industri Farmasi
  • Pemain E-Farmasi
  • Pemain Farmasi Offline
  • Rumah Sakit
  • Asosiasi Industri

Periode Waktu yang Tercatat dalam Laporan:-

  • Periode Waktu secara Historis – 2014-2019
  • Periode Waktu Proyeksi Pasar – 2020-2025

Topik Utama Pembahasan pada Laporan

  • Tinjauan Kesehatan Indonesia
  • Tren dan Penggerak Pertumbuhan di Industri dan Tantangan yang Dihadapi
  • Penggunaan dan Tren Kontrasepsi di Indonesia
  • Ukuran dan Segmentasi Ritel Apotek Indonesia, 2014 – 2019
  • Ekosistem dan Rantai Nilai Industri Ritel Farmasi di Indonesia
  • Analisis SWOT Industri dan Matriks BCG
  • Parameter Pengambilan Keputusan Pelanggan
  • Perbandingan Silang antara Pemain Utama dan Profil Perusahaan & Portofolio Produk
  • Ukuran dan Segmentasi Pasar Masa Depan, 2019-2025F
  • Dampak Covid-19 pada Industri & Langkah ke Depan
  • Rekomendasi Analis

Untuk Informasi Lebih Lanjut tentang laporan penelitian, lihat tautan di bawah ini:

Prospek Pasar Ritel Farmasi Indonesia Sampai dengan 2025 Berdasarkan Pasar: Ken Research

Laporan Terkait:

Prospek Pasar Ritel Farmasi Australia hingga 2025- Dipimpin oleh Pertumbuhan Peningkatan Jumlah Jejak Pelanggan dan Perluasan Apotek Organik

Prospek Pasar Ritel Farmasi Vietnam hingga 2025-Berdasarkan Struktur Pasar (Terorganisir & Tidak Terorganisir); Berdasarkan Wilayah (Utara, Selatan & Tengah); Oleh berbasis Rumah Sakit & Jalan/Mall; Berdasarkan Kategori Produk (Resep, OTC, Produk Non-Farmasi & Peralatan Medis); Berdasarkan Area Terapi; dan Berdasarkan Jenis Produk (Obat Paten & Generik)

Ikuti kami:

LinkedIn | Facebook | Twitter YouTube

 Contact Us:-
Ken Research

Ankur Gupta, Head Marketing & Communications
Support@kenresearch.com
+91-9015378249

RELATED ARTICLES

Philippines Pharmacy Retail Market Outlook : Ken Research

Buy Now The Philippines Pharmacy Retail market has grown at a bit rate within the past few decades. The report insights into the market shares,...

Global Blood Clot Retrieval Devices Market Growth is Driven Availability of Advanced Treatment: Ken Research

Buy Now Blood clot retrieval devices are also better-known as thrombectomy devices. Thrombectomy is an interventional process, performed commonly on coronary arteries, peripheral arteries, and...

Vietnam Health It Solutions Market Overview and Segmentation: Ken Research

Buy Now Vietnam Health IT Solutions market has a slower growth rate of 4.5% CAGR (2018-2021) compared to e-Pharmacy and Online Consultation markets owing to...

Most Popular

Indonesia Car Rental Market Size & Share, Report | Ken Research

Buy Now Market Overview For international travellers, Indonesia had long been an economical vacation. The arrival of both domestic and foreign tourists, traffic jams, and rising...

India Credit Card Market Ecosystem – Ken Research

Credit Cards in India are in vogue with the #creditcard spend in India having hit an all-time high level & is now above Rs One Lakh...

Automated Parking System Market Growth is driven by Growing Urbanization: Ken Research

Buy Now Internet of Things (IoT) has come of age, and now complex solutions can be executed seamlessly within the urban governance and management frameworks...

Rise in need for Precision Farming Technology is a Major Factor Fueling the Demand for Agricultural Drones in the Europe Market: Ken Research

Buy Now Impact of COVID-19 on Europe Agricultural Drones Market: The ongoing Covid-19 pandemic has benefited the demand for drones across agriculture sector, but the...